Kemacetan lalu lintas di jalur Bandung menuju Tasikmalaya, Jawa
Barat, dan sebaliknya, Sabtu (20/4) siang, makin parah karena banjir di
Jalan Raya Rancaekek belum surut.
Panjang antrean kendaraan yang terjebak kemacetan menjelang lokasi banjir mencapai 12 kilometer (km). Bahkan dari arah Bandung kemacetan telah mencapai tol Cileunyi.
Sementara itu, dari arah Tasikmalaya dan Garut antrean terjadi mulai dari kawasan Cicalengka atau sekitar sembilan km. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur itu lumpuh.
Sebagian pengendara jenuh akibat tejebak macet akhirnya memutar arah kendaraan mereka dengan melewati pembatas jalan. Ratusan sepeda motor yang berusaha menerobos genangan akhirntya mogok di tengah banjir dan harus didorong.
Banjir yang memutus jalur Bandung-Tasikmalaya mencapai ketinggian 70 sentimeter akibat meluapnya Sungai Cimande dan Cimanggung. [peri heriyanto/lembahbanyu.blogspot.com]
Panjang antrean kendaraan yang terjebak kemacetan menjelang lokasi banjir mencapai 12 kilometer (km). Bahkan dari arah Bandung kemacetan telah mencapai tol Cileunyi.
Sementara itu, dari arah Tasikmalaya dan Garut antrean terjadi mulai dari kawasan Cicalengka atau sekitar sembilan km. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur itu lumpuh.
Sebagian pengendara jenuh akibat tejebak macet akhirnya memutar arah kendaraan mereka dengan melewati pembatas jalan. Ratusan sepeda motor yang berusaha menerobos genangan akhirntya mogok di tengah banjir dan harus didorong.
Banjir yang memutus jalur Bandung-Tasikmalaya mencapai ketinggian 70 sentimeter akibat meluapnya Sungai Cimande dan Cimanggung. [peri heriyanto/lembahbanyu.blogspot.com]

Posting Komentar